Air adalah kebutuhan utama dalam kehidupan. Tanpa air tidak ada kehidupan sama sekali. Namun tahukah tidak semua air mampu menopang kehidupan? Ada air yang sangat berbahaya jika manusia gunakan karena kandungan dalam air yang trekontaminasi oleh kotoran, baik oleh bakteri, virus, maupun zat kimia. Dari kebutuhan inilah lahir yang namanya filter air. Namun tahukah Kalian ada begitu banyak jenis filter air?
Apa Itu Filter Air?
Sebelum melangkah jauh mengenai jenis filter air, Kita perlu tahu dahulu, apa sih sebenarnya filter air itu? Filter air adalah sebuah alat untuk menyaring air dengan kontaminasi menjadi air bersih dan air minum.
Kontaminasi pada air sendiri banyak penyebabnya. Ada yang terkontaminasi karena zat kimia, virus, hingga bakteri. Dengan banyaknya parameter penyebab kontaminasi pada air, maka dari itu perlu sistem filtrasi yang tepat dalam menyaring air.
Jenis Dan Ragam Filter Air
Kandungan kontaminasi pada air yang begitu beragam membuat proses penjernihan atau pemurnian air menjadi lebih menantang karena tidak bisa satu sistem filter mampu memeberikan kualitas air yang diingikan. Butuh beberapa langkah filtrasi hingga air yang bersih dan sehat bisa tercapai.
- Filter Air Sedimen
Fungsi utama dari saringan ini adalah untuk menyaring partikel kasar seperti tanah, pasir. dan lumpur halus. Saringan sedimen ini biasa digunakan sebagai filter air pdam atau untuk air yang tidak terlalu kotor. Karenanya filter sedimen ini tidak bisa menyaring zat kimia, bakteri, dan virus.
Pada perkembangannya filter ini memiliki banyak jenis. Yang paling sering ada di pasaran adalah filter air spuun dan filter air pleated (lipatan). Filter air ini biasanya memiliki flow rate yang tinggi, harga yang murah, namun tidak bisa diandalkan untuk air dengan kontaminasi kimia.
Filter ini berbeda dengan sedimen. Filtrasi ini berbentuk pasir halus berwarna kehitaman, cokelat, dan kuning emas (resin). Fungsi utama nya adalah menyaring zat kimia dan bau pada air. Kondisi air dengan zat besi, zat mangan, zat kapur, dan bau bisa tersaring dengan filtrasi ini.

Jika filter sedimen menyaring partikel kasar maka filter ini menyaring zat kimia, warna dan bau pada air.
- Filter Air Ultraviolet
Berbeda dengan sistem filter sebelumnya, filter air ultraviolet mampu menghilangkan kontaminasi pada air berupa bakteri dan virus. Filter UV ini menggunakan sinar ultraviolet untuk membunuh virus dan bakteri. Namun perlu diingat, filter jenis ini tidak memiliki daya serap. Yang artinya jika air yang masuk kedalam sistem ultraviolet memiliki bau, keruh, dan kotor, maka dari itu air yang keluar akan tetap seperti itu. Namun virus dan bakteri sudah tidak ada.
Makanya filter air uv ini tidak bisa berfungsi baik tanpa bantuan filter karbon/sedimen.
- Filter Air Membrane Reveres Osmosis
Ini adalah sistem terbaik dalam teknologi filter air. RO bukan hanya mampu menyaring air dengan partikel kasar, zat kimia, namun juga memiliki keunggulan bisa menyaring virus dan bakteri pada air. Bahkan membrane RO juga mampu memberikan rasa netral pada air sumber yang mengandung rasa.

Sistem terbaik datang dengan harga lebih mahal juga.
Kesimpulan
Itu adalah beberapa jenis filter air yang ada pada umumnya, namun perlu catatan juga jika masih banyak sistem filtrasi lainnya. Dengan kemajuan teknologi sistem filtrasi berkembang dengan baik dan efisien.










